Makalah Media/Teknologi Digital

 

MEDIA/TEKNOLOGI DIGITAL

Logo Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.png
 

 

 

 

 


Makalah

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Makalah pada Mata Kuliah

Media dan Sumber Belajar Jurusan Pendidikan Agama Islam

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

Dosen Pengampu: Dr. Rosdiana, M.Pd.I

Oleh: Kelompok 10

 

Muhammad Syuhufi Hs

NIM: 20100120103

HannurJannah Hasanuddin

NIM: 20100120102

Amanda Taris

NIM: 20100120101

 

FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN

UIN ALAUDDIN MAKASSAR

2021


                                        KATA PENGANTAR

بِسۡمِ ٱللَهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

          Alhamdulillahi Robbil’alamin, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah swt. Dia-lah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang. Berkat rahmat dan karunia-Nya sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan baik. Shalawat seiring salam semoga selalu tercurah kepada nabi akhir zaman, suri teladan bagi kita semua yakni Nabi Muhammad saw, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya yang setia dan istiqomah berada di atas ajarannya hingga hari kiamat.

         Makalah yang berjudul “Media/Teknologi Digital” ini merupakan perwujudan tugas kelompok dari Mata Kuliah Media dan Sumber Belajar dalam melakukan sebuah diskusi. Makalah ini disusun untuk memberikan pemahaman kepada kita semua tentang hal yang berkaitan dengan media/teknologi digital. Namun, makalah ini jauh dari kata sempurna karena kesempurnaan hanya milik Allah swt. Maka dari itu, penulis berharap kritik dan saran yang membangun dari pembaca jika menemukan kekurangan dalam makalah ini.

         Akhirul kalam, penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak yang membantu penyusunan makalah ini, termasuk dosen pengampu yang memberikan tugas dan arahannya. Semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca dan menjadi motivasi bagi penulisnya.

Makassar, 5 November 2021

 

Penulis



BAB I

PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang

                  Di era digital, pemanfaatan teknologi informasi semakin berkembang bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan akan informasi tetapi juga untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Teknologi pada era digital digunakan sebagai alat untuk membantu manusia secara efektif dan efisien dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu teknologi yang membantu manusia adalah gadget. Pada era digital sekarang, hampir semua orang memiliki gadget karena bentuk dan ukurannya yang mudah untuk dibawa kemana saja. Dengan terkoneksi internet, gadget memiliki banyak kegunaan salah satunya adalah untuk mencari informasi terutama informasi pendidikan.

            Pendidikan di era digital merupakan pendidikan yang harus mengintegrasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi ke dalam seluruh mata pelajaran. Dengan berkembangnya pendidikan era digital maka memungkinkan siswa mendapatkan pengetahuan yang berlimpah ruah serta cepat dan mudah. Menjawab tantangan pendidikan di era digital ini, maka guru dan siswa di abad 21 harus mampu berkomunikasi dan beradaptasi mengikuti perkembangan jaman, dalam hal ini adalah perkembangan teknologi. Teknologi informasi sudah menjadi jaringan terbesar dan berkembang secara pesat didunia dalam berbagai bidang, salah satunya dalam bidang pendidikan. Teknologi Informasi dan komunikasi merupakan bagian dari pendidikan, maka perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mempunyai peran dalam memberikan arah perkembangan dunia pendidikan Kemajuan Teknologi informasi dimanfaatkan dalam dunia pendidikan dalam pembelajaran.

B.  Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka diajukan rumusan masalah antara lain:

               1. Apa pengertian media/teknologi digital ?

               2.  Apa manfaat media/teknologi digital dalam dunia Pendidikan?

               3. Bagaimana media/teknologi digital dalam mendukung pembelajaran di era globalisasi?

C.  Tujuan

Bersumber pada rumusan masalah di atas, maka tujuan penyusunan makalah ini yaitu:

                 1.  Untuk mengetahui pengertian media/teknologi digital.

                 2. Untuk Mengetahui manfaat media/teknologi digital dalam dunia pendidikan.

                 3.  Untuk Mengetahui media/teknologi digital dalam mendukung pembelajaran di Era Globalisasi.

 

 

 

 

 

 


BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Media/teknologi Digital

          Teknologi digital adalah suatu alat yang tidak lagi menggunakan tenaga manusia secara manual, tetapi lebih pada sistem pengoperasian otomatis dengan sistem komputerisasi atau format yang dapat dibaca oleh komputer. Teknologi digital pada dasarnya hanyalah sistem penghitung sangat cepat yang memproses semua bentuk-bentuk informasi sebagai nilai-nilai numerik (kode digital). Sedangkan, teknologi komunikasi digital adalah teknologi yang berbasis sinyal elektrik komputer, sinyalnya bersifat terputus-putus dan menggunakan sistem bilangan biner. Bilangan biner akan membentuk kode digital (1 dan 0 berdasarkan adanya arus listrik atau tidak yang diatur oleh transistor). Kode digital tersebut nantinya akan diolah oleh komputer. Contohnya gambar kamera video yang telah diubah dari gelombang cahaya menjadi menjadi bentuk digital dalam bentuk pixel.[1]

           Teknologi digital merupakan media yang canggih atau memenuhi kebaruan (novelty) yang biasanya akrab dengan peserta didik. Peserta didik kita merupakan generasi yang terbiasa dengan teknologi digital (digital native). Hal ini adalah suatu kewajaran karena setiap generasi memiliki karakteristiknya tersendiri sesuai zamannya. Fenomena ini sesuai dengan kalimat yang diutarakan Khalifah Ali Bin Abi Tholib bahwa “Didiklah anakmu sesuai zamannya”. Peserta didik kita ini berkembang di zaman yang berbeda jauh dengan zaman kita sebagai peserta didik puluhan tahun yang lalu. Perbedaan antarzaman atau antargenerasi sebagai suatu hal yang wajar dan tidak untuk diperdebatkan.

B. Manfaat Madia/teknologi Digital dalam Dunia Pendidikan

             Tren teknologi digital dalam pendidikan yang kini mempengaruhi pembelajaran peserta didik menurut Forbes antara lain augmented reality/ virtual reality/ mixed reality, redesigned learning spaces (smartboards), kecerdasan buatan, personalisasi belajar, dan gamifikasi. Profesi pendidik seharusnya memiliki ketrampilan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan proses dan hasil belajar. adapun jenis media pembelajaran berteknologi digital yang dapat dimanfaatkan antara lain: multimedia interaktif, digital video dan animasi, podcast, augmented reality (AR), virtual Reality (VR), serta game-based learning dan gamifikasi

              Manfaat menggunakan media berteknologi digital dalam pendidikan dapat memperkenalkan ruang kelas pada peluang dan sumber daya yang mungkin peserta didik tidak dapat akses. Contoh sumber daya teknologi yang dapat digunakan untuk terlibat dan mendidik di kelas adalah klip video, game edukasi, dan simulasi virtual.[2] Ada beberapa manfaat teknologi digital dalam dunia pendidikan, diantaranya:

1. Menambah Informasi

Manfaat pertama pengunaan teknologi adalah sebagai sarana pendukung bagi siswa dan pendidik untuk mencari informasi yang lebih luas, selain menggunakan sumber dari buku dan media cetak.

2. Meningkatkan Kemampuan Belajar

Hal ini terjadi karena informasi yang ada di Internet lebih update sehingga para siswa bisa dengan mudah mengakses informasi-informasi baru yang diperlukan, di bawah pengawasan guru.

3. Memudahkan Akses belajar

Proses pembelajaran dapat dipemudah dengan adanya teknologi dalam pendidikan. Misalkan guru dapat memberikan materi atau tugas belajar melalui email sehingga peserta didik bisa segera menyelesaikan dan mengumpukan tugas tersebut.

4. Materi Lebih Menarik

Penggunaan teknologi dalam pendidikan dapat membuat peserta didik lebih nyaman dan tidak terkesan jenuh atau monoton. Karena penyampaian informasi melalui teknologi cangging terlihat lebih variatif dan modern.

5. Meningkatkan Minat Belajar

Informasi dan pengetahuan yang lebih lengkap serta akses yang mudah didapatkan dapat membuat siswa lebih minat dalam melaksanakan pembelajaran.

Penggunaan teknologi dalam pendidikan memang memiliki beberapa manfaat untuk kelangsungan pembelajaran. Namun, di sisi lain Anda harus tetap mengawasi anak-anak saat memanfaatkan teknologi. Karena mudahnya informasi yang mudah diakses di teknologi, tidak hanya informasi positif, tetapi juga informasi yang negatif.[3]

             Pemanfaatan teknologi atau media dalam pembelajaran memiliki tantangan tersendiri. Misalnya keterbatasan anggaran biaya serta lingkungan dan aspek-aspeknya merupakan sebuah subsistem dalam pembelajaran yang turut mempengaruhi keberhasilan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Namun, terlepas dari tantangan-tantangan tersebut, mengintegrasikan media berteknologi digital ke dalam pembelajaran merupakan sebuah kebutuhan saat ini. Karena menyiapkan peserta didik untuk siap menghadapi kehidupan masa depannya harus segera dimulai dari masa belajar di sekolah. Merancang aktivitas belajar yang sesuai dengan dunia nyata kadang sulit dilakukan. Untuk itulah diperlukan media berteknologi digital untuk menghadirkan dunia nyata dan segala problematikanya di ruang kelas. Supaya peserta didik terbiasa problem solving untuk menghadapi permasalahan riil.[4]

C. Media/teknologi Digital dalam Mendukung Pembelajaran di Era Globalisasi

            Di era globalisasi ini, dunia pendidikan pada masa kini dan masa yang akan datang ada beberapa kecenderungan antara lain:

1. Pembelajaran jarak jauh (distance learning) yang semakin berkembang dengan adanya kemudahan untuk menyelenggarakan pendidikan terbuka (open education) dan pendidikan jarak jauh (distance education).

2. Sharing resource bersama antar lembaga pendidikan dalam sebuah jaringan.

3. Banyaknya sumber informasi, bukan hanya perpustakaan, melainkan juga instrumen pendidikan lainnya seperti pengajar atau laboratorium, perpustakaan digital melalui internet.

4. Efektifitas pemanfaatan perangkat teknologi informasi dan komunikasi interaktif dengan multimedia, seperti komputer dengan internetnya untuk melengkapi media pembelajaran yang telah ada, sehingga penggunaan media pembelajaran menjadi lebih bervariasi.

            Variasi media pembelajaran diperlukan karena tidak ada media yang paling baik atau paling buruk, karena setiap media pembelajaran memiliki kelebihan dan kekurangannya, sehingga kelebihan satu media pembelajaran dapat melengkapi kelemahan media lainnya. Perubahan yang terjadi dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat dunia, menuntut mereka untuk berubah dan melakukan perubahan-perubahan lainnya. Masyarakat perlu berusaha menjawab dan memberikan solusi pada kebutuhan manusia yang semakin kompleks. Upaya peningkatan kuantitas, kualitas, efektifitas, dam effisiensi pendidikan selalu dikembangkan baik oleh pemerintah, masyarakat, maupun lembaga pendidikan. Upaya pengembangan itu dapat dilakukan melalui berbagai strategi yang efektif dan efisien, diantaranya melalui pembelajaran jarak jauh yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

           Pengajar harus lebih fleksibel, bekerja lebih keras, dan mengembangkan keterampilan teknologi agar pendidikan lebih berkontribusi terhadap produktivitas untuk mencapai daya saing/kompetitif global. Globalisasi saat ini merupakan satu konsep yang jauh lebih sesuai untuk masuk dengan perubahan dalam sektor pendidikan tinggi. Edwards (2002) dan pakar lainnya (e.g., Marshall dan Gregor. 2002; The World Bank Institute, dan lain-lain.) menggunakan istilah globalisasi untuk menggambarkan satu proses pengembangan sumber daya pendidikan yang meliputi tim pengembangan lokal yang berpartner dengan institusi terpusat. Globalisasi menyertakan materi pembelajaran untuk komunitas lokal dan koleksi besar di seluruh dunia secara online.[5]

         Dari sebuah kalimat motivasi “Secanggih apapun teknologi tidak akan pernah menggantikan peran guru, tetapi guru yang tidak mau belajar teknologi akan tergantikan”, maka hal ini bisa menjadi awal untuk memulai. Guru dapat menuangkan ide kreatif untuk mengembangkan teknologi digital yang diadaptasi untuk pembelajaran dan edukasi.[6]


BAB III

PENUTUP

A.  Kesimpulan

              Teknologi digital adalah suatu alat yang tidak lagi menggunakan tenaga manusia secara manual, tetapi lebih pada sistem pengoperasian otomatis dengan sistem komputerisasi atau format yang dapat dibaca oleh komputer.

            Integrasi dalam pemanfaatan media pembelajaran berteknologi digital yang baik yaitu ketika peserta didik tidak hanya menggunakan teknologi setiap hari, tetapi memiliki akses ke berbagai alat yang sesuai dengan tugas belajar dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk membangun pemahaman yang lebih dalam tentang suatu konten. Integrasi teknologi juga bergantung pada jenis teknologi yang tersedia dan jumlah akses yang dimiliki peserta didik terhadap teknologi.

           Di era globalisasi, pengajar harus lebih fleksibel, bekerja lebih keras, dan mengembangkan keterampilan teknologi agar pendidikan lebih berkontribusi terhadap produktivitas untuk mencapai daya saing/kompetitif global. Dari sebuah kalimat motivasi “Secanggih apapun teknologi tidak akan pernah menggantikan peran guru, tetapi guru yang tidak mau belajar teknologi akan tergantikan.”

B. Saran

            Penulis menyarankan bagi para pembaca untuk membaca dengan seksama dan memahami bagaimana Media/Teknologi Digital. Penulis juga berharap para pembaca untuk mengambil pelajaran di setiap point yang dibahas dan sekaligus memberikan saran dan kritik terhadap makalah ini.


DAFTAR PUSTAKA

Astrid Yosefhine Souisa, https://www.finansialku.com/teknologi-digital-definisi-contoh-macam-macam-kelebihan/ (1 September 2021)

Maulidiya Rahma Prastiti, http://pena.belajar.kemdikbud.go.id/2020/09/media-pembelajaran-berteknologi-digital/ (18 September 2020)

https://stiaprima.ac.id/syscontent/quick_content/c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c

Munir  “Pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi” (Bandung: Alfabeta,  2009) h.6-8.

Komentar